Hati-Hati Penyakit Ganas Ini Mengintai!



Dewasa ini ada sebuah penyakit ganas yang menelan banyak korban karena telah mencapai derajat pandemi (menyerang seluruh dunia)!
Apakah penyakit ganas ini?? Jangan-jangan kita pun telah menjadi korbannya?? Segera deteksi dini penyakit ini! Jangan sampai penyakit ini menggerogoti kita!

Jika menderita suatu penyakit, umumnya kita akan mencari terapi yang memadai untuk menyembuhkannya. Misal kita menderita flu saja, pasti kita berupaya untuk mengusir flu itu dari tubuh kita. Apalagi jika kita tahu sedang menderita penyakit ganas, pasti kita akan extra berjuang menyembuhkannya karena kita tahu bahayanya bagi tubuh kita.

Kadangkala, ada pasien yang menderita suatu penyakit ganas, namun dia tidak mengetahuinya. Karena pasien tersebut tidak mengenali gejala penyakit ganas tersebut, atau awalnya menganggap remeh penyakitnya. Kemudian penyakit ganas itu baru diketahui setelah mencapai stadium lanjut. Akibatnya, penyakit pasien itu sulit diterapi, hingga kemungkinan hidup kian menipis.

Pastinya kita tidak ingin seperti itu kan?

Oleh karena itu, kita harus mengenali gejala penyakit-penyakit ganas yang ada dan ketika gejala itu ada pada diri kita, kita harus benar-benar memahami, meyakini itu penyakit ganas! Jadi kita akan mengambil langkah segera mencari terapinya. Kalau kita pikir gejala itu biasa saja, pasti kita tidak akan tergerak mencari terapinya..

Nah, kesempatan kali ini, kita akan mencoba mengenali sebuah penyakit ganas yang dewasa ini telah menelan banyak korban karena telah mencapai derajat pandemi (menyerang seluruh dunia)! Harapan kita, kita tidak terserang penyakit ini juga..

Apakah penyakit ganas ini?? Jangan-jangan kita pun telah menjadi korbannya?? Segera deteksi dini penyakit ini! Jangan sampai penyakit ini menggerogoti kita!

Penyakit ini sangat berbahaya, bukan hanya bagi individu namun bagi kehidupan seluruh umat, terutama umat Islam. Penyakit ini memang tidak mengancam nyawa kita, namun mengancam seluruh umat Islam di muka bumi ini..

Mengancam seluruh umat Islam? Penyakit ganas apakah ini??

Penyakit ini bernama ISLAMOPHOBIA!

Islamophobia???

Secara bahasa, Islamophobia berarti phobi/takut terhadap akidah&aturan/syariat Islam. Secara luas berarti phobi/takut terhadap tegaknya Islam secara kaffah di muka bumi ini.

Runnymede Trust seorang Inggris mendefinisikan Islamophobia sebagai rasa takut dan kebencian terhadap Islam.

Ide ini muncul sebagai akibat dari adanya perang pemikiran antara Kapitalisme dan Islam. Kapitalisme yang tidak menginginkan posisinya sebagai penguasa dunia digeser oleh ideologi lain akan senantiasa berupaya membendung setiap upaya ideologi lain untuk menghancurkannya. Keberadaan Islam di mata Kapitalisme adalah ancaman besar bagi eksistensinya di dunia. Oleh karena itu ide Islamophobia dimunculkan dengan jalan menciptakan opini negatif terhadap Islam dan kaum muslimin agar Islam dibenci oleh dunia dan semakin dijauhi oleh pemeluknya.

Apa Bahaya Penyakit Ini??

Ketika orang non muslim yang takut akan aturan-aturan Islam, itu adalah hal yang wajar, karena mereka tidak memahami Islam, bahkan ada yang membenci Islam. Namun bila orang Islam sendiri yang phobi dengan aturan-aturan Islam?? Inilah yang diharapkan oleh ‘musuh Islam’ yang takut akan tegaknya Islam di muka bumi ini!

Penyakit ini disebarkan dengan menggelontor opini buruk tentang Islam. Mulai dari agama yang penuh dengan kekerasan, kebencian, egois, tidak toleran dan membatasi pemeluknya dengan aturan-aturan yang ketat sehingga tidak adanya kebebasan di dalamnya yang berujung persepsi bahwa Islam adalah kuno, ekstrem, agama yang membawa kehancuran, dan sebagainya.. Kebencian mereka akan Islam telah dibuktikan dengan usaha dan kerja keras sehingga membentuk sebuah tata dunia baru yang menjadikan Islam sebagai agama yang harus dijauhi, ditinggalkan, bahkan kalau perlu dilarang baik pengenaan atribut, pelaksanaan ibadahnya, dan yang paling penting adalah jangan sampai hukum Islam yang adil dan bijaksana mewarnai suatu negeri.

Di Brazil cerita tentang Islam hanya berkisar tentang peperangan di Timur Tengah. Di Belanda, seorang anggota parlemen bernama Geerrt Wilder memproduksi film fitnah yang menggambarkan “kekejaman Islam”. Di Inggris, 20 tahun lalu terbit sebuah buku karya Salman Rushdie berjudul “ayat-ayat setan” yang menistakan Al Qur’an. Di Hollywod, AS, hampir semua film action menampilkan sosok orang arab sebagai teroris yang berniat menyerang Amerika Serikat. Akibatnya rasisme dan tindakan kekerasan kepada ummat Islam semakin meluas, khususnya pasca peristiwa pemboman Gedung WTC pada 11 September 2001.

Di negeri-negeri Islam, kampanye anti Islam diwujudkan dengan cara mengadu domba ummat Islam. Kaum kuffar dan pendukungnya memecah belah ummat Islam dengan berbagai julukan yang saling bertentangan : Islam Radikal Vs Moderat, Islam Tekstual Vs Kontekstual, Islam modernis Vs tradisional dsb. Kaum kuffar melabeli ummat Islam yang pro barat sebagai pihak yang memiliki pemikiran maju dan oleh karenanya difasilitasi untuk terus mempelajari Islam versi barat melalui beasiswa ke perguruan tinggi di Amerika, Canada, Eropa, dan Australia, termasuk bantuan pendanaan untuk kegiatan dakwah mereka. Sebaliknya, kaum muslimin yang kontra terhadap budaya barat dilabeli orang kolot, konservatif, terbelakang, fundamentalis, dan fanatik. Akibatnya banyak orang Islam merasa risih dengan syariat Islam, malu dengan budaya Islami, bahkan menolak penegakan syariat Islam serta mencukupkan diri menjalankan ibadah ritual (hablum min allah) belaka seraya meninggalkan syariat hablum min naas.

Nah, inilah bahaya penyakit ini bagi kehidupan Islam, Islamophobia dapat menghantarkan umat ini ke taraf berfikir mundur bahkan sampai ke titik di mana umat Islam sendiri asing terhadap Islam!
Islamophobia semakin menjauhkan umat dari ajaran dan aturan Islam, sehingga penyakit ini menghalangi tegaknya aturan Islam di muka bumi ini. Penyakit ini membatasi ruang gerak dakwah Islam. Penyakit ini menyebabkan umat Islam tidak dapat bangkit! Terus terpuruk diinjak-injak oleh hukum kapitalisme. Apakah kita sebagai umat Islam ingin terus terpuruk seperti ini??

Deteksi Dini Penyakit Ini!

Untuk mendeteksi apakah kita menderita penyakit ini atau tidak, kita harus mengenali terlebih dahulu GEJALA-GEJALA ISLAMOPHOBIA ini. Berikut ini adalah beberapa GEJALA-GEJALA ISLAMOPHOBIA, segera deteksi apakah penyakit Islamophobia bersarang dalam tubuh kita??

1. Ketika ada laki-laki berjanggut,bercelana ‘cingkrang’, wanita berkerudung lebar, bercadar, berjubah kita anggap mereka Islam fanatik

2. Mendengar istilah syariat Islam saja, kita sudah alergi, rasanya syariat Islam itu mengerikan!

3. Ketika diajak mengkaji Islam lebih dalam, menolak karena takut masuk aliran sesat.

4. Berusaha mencari sekolah “netral” bagi putra-putri kita, karena khawatir mereka terpengaruh Islam fanatik

5. Melarang teman, saudara, suami/istri, atau putra-putri kita mengikuti majelis-majelis taklim yang mengkaji Islam

6. Melarang putra/putri kita berkerudung atau berjilbab.

7. Mengeluarkan pernyataan, yang penting Islam itu ibadah maghdhoh, seperti sholat, puasa, ngaji, nggak perlu fanatik-fanatik…

8. Ketika ada yang berusaha menjalankan syariat Islam secara kaffah, kita anggap sebagai Islam garis keras/ terlalu fanatik/ lebay!.

9. Ketika diajak menerapkan aturan-aturan Islam secara kaffah, kita anggap memberontak ideologi negara

Apakah gejala-gejala di atas ada pada diri kita? Ketika ada salah satu saja gejala yang kita alami, berarti penyakit ganas Islamophobia telah menggerogoti kita!

Terapi Islamophobia

Bila penyakit ini menyerang kita, segera lakukan terapi yang memadai!

Berikut ini terapi yang dapat dilakukan untuk menghilangkan Islamophobia dari tubuh kita:

1. Mengkaji Islam Secara Kaffah.

Rasa takut/phobi terhadap aturan Islam bisa muncul karena kita belum mempelajari Islam secara kaffah/keseluruhan dan mendalam. Terkadang kita merasa sudah cukup dengan ilmu Islam yang dimiliki, karena kita pikir toh dari SD juga kita sudah diajari agama Islam oleh guru agama. O ow! Inilah yang menjadikan umat Islam tidak mengenal Islamnya secara kaffah (keseluruhan)… Karena umat Islam semakin malas dan justru takut untuk mengkaji Islam secara kaffah. Padahal Allah telah memerinahkan kita untuk masuk Islam secara kaffah.

“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara kaffah (keseluruhan)….”

Jangan pernah merasa cukup dengan Ilmu Islam yang dimiliki. Apalagi kalau hanya pelajaran agama yang di dapat waktu bangku sekolah dan kuliah. Karena banyak sekali ilmu Islam yang masih belum kita dapatkan di bangku sekolah, terutama yang terkait aqidah siyasiyah, syariat Islam. Semua aktivitas di dunia ini ada aturannya masing-masing dalam Islam. Misalnya dalam hal ekonomi Islam, pendidikan Islam, pergaulan Islam, dan lain-lain. Semua itu belum di bahas di bangku sekolah atau kuliah kan? (Terutama yang mengenyam pendidikan di sekolah umum)

2. Sadarkan orang di sekitar kita

Kita harus mengcounter balik semua opini barat terhadap Islam dan kaum muslimin. Ajaran Islam harus disampaikan secara menyeluruh tanpa menambah dan mengurangi sedikit pun. Selain itu, kita harus menyampaikan bahwa opini-opini buruk tentang Islam merupakan berita-berita bohong dan menyesatkan yang sengaja disampaikan oleh para penguasa negara kapitalisme dan pengekornya sebagai upaya melawan Islam. Mengikuti opini tersebut berarti mengikuti kaum kuffar dalam memerangi Islam.

Secara opini kita sampaikan bahwa Islam bukanlah seperti apa yang mereka gambarkan, sebaliknya kita sampaikan bahwa merekalah yang pantas untuk manyandang label terorisme dan yang sejenisnya. Memang, kendala terbesar kita adalah kita belum menguasai media, sedangkan mereka (barat) mampu menguasai media, sehingga bisa lebih luas mengopinikan pemikiran mereka.

Upaya mengopinikan Islam harus senantiasa dilakukan hingga nampak secara nyata kebenaran Islam yang sesungguhnya dan kebatilan tuduhan orang-orang kafir. Hanya melalui amal dakwah dan amal shalih dalam kehidupan sehari-hari yang akan menghapuskan citra buruk Islam di mata umat manusia. Sesunguhnya Islam adalah agama yang mulia dan sesuai fitrah manusia. Umat Islam sendiri adalah umat termulia, sebagaimana firman-Nya :

” Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.” (TQS. Al Imran : 110)

3. Mendakwahkan Islam Kaffah.

Islam akan menampakkan keindahannya bila diterapkan secara kaffah. Selama ini Islam banyak mendapat cap buruk karena belum diterapkan secara kaffah. Misalnya saja kasus TKW Ruyati, yang membuat umat phobi pada peradilan Islam.

Dengan penerapan Islam dalam seluruh aspek kehidupan,ekonomi, sosial, pendidikan, hukum, termasuk juga dalam pemerintahan, maka Islam baru menampakkan cahaya indahnya.

Dengan diterapkan islam kaffah maka umat Islam akan semakin terjaga karena ada perlindungan langsung dari pemerintah yang menerapkan Islam Kaffah. Tidak akan ada fitnah lagi yang berkembang dan menyudutkan umat Islam apalagi isu-isu miring yang beredar akan langsung ditangkis dan diumumkan ke publik bahwa berita itu tidak benar. Pemerintah yang menerapkan Islam Kaffah akan langsung melakukan penyelidikan dan pengusutan terhadap opini yang akan menyudutkan Islam.

Demikianlah terapi penyakit berbahaya ini. Apakah terapi ini juga terdengar ‘seram’ bagi kita??? Bila ya, Islamophobia itu benar-benar telah bersarang dalam diri kita! Segera lakukan terapi menyembuhkan Islamophobia!!

Semoga kita semua, terutama umat muslim segera sembuh dari penyakit ganas ini, sehingga Islam yang indah akan menebar rahmat bagi semesta alam..

Wallahu a’lam bishshowab

Posted on June 22, 2011, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 1 Comment.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: